File:Kingkong Beer Pletok.jpg

Summary

Description
Bahasa Indonesia: KingKong Beer Pletok

Bagi masyarakat pendukung kebudayaan Betawi di wilayah Jakarta, Bogor, Depok, Tanggerang, Bekasi dan lain sebagainya, Bir Pletok sudah tak asing lagi. Para pelancong yang mendatangi kawasan tersebut, menjadikan minuman tradisional ini menjadi oleh-oleh buah tangan.

Produk kebudayaan ini, dibuat dari 13 macam rempah antara lain jahe, jahe merah, sereh, kayu secang, kayu manis, cengkeh, kembang lawang, biji pala, lada hitam, kapulaga, kunyit, daun pandan, serta daun jeruk, dan memiliki beragam khasiat bagi tubuh manusia.

Menurut banyak artikel kesehatan, rempah seperti jahe, kayu manis, dan kayu secang, memiliki khasiat menstabilkan kadar gula darah. Sementara campuran antara jahe dan daun pandan, mampu meredakan hipertensi juga sebagai obat tidur alami. Selain itu, kayu secang, diyakini mampu membunuh sel-sel kanker termasuk kanker payudara.

Di Sumedang, Jawa Barat, seorang pengrajin Bir Pletok membuat bir dengan caranya sendiri melalui teknik fermentasi, dengan merk dagang Kingkong Beer Pletok.

Dalam proses pembuatannya, ketika air mulai digodok, dan rempah diolah mulai dari dibersihkan dan dihancurkan dengan cara ditumbuk, Mahbub Junaidi, si pengrajin Kingkong Beer Pletok bilang, mulutnya tak henti-hentinya merapalkan doa agar godokan 13 macam rempah tersebut berkhasiat bagi kesehatan badan.

Selanjutnya, setelah selesai digodok selama satu jam untuk pembuatan 200 liter, diberi garam dan didiamkan selama semalaman hingga dingin. Dia juga menjadikan gula aren sebagai pemanisnya.

Lantas, setelah itu, diberikan sedikit ragi untuk kemudian memasuki tahap fermentasi selama lima hari.

Teknik ini, ditemui lantaran tak sengaja ketika berupaya mencari cara bagaimana jalannya mengawetkan Bir Pletok tanpa melibatkan bahan pengawet kimia. Namun, tak satu pun berhasil hingga kemudian jadilah Kingkong Beer Pletok.

Dalam proses fermentasi, semua gula aren yang diberikan kepada godokan Bir Pletok, dimakan habis oleh ragi sampai menghasilkan gas CO2 dan menjadi soda alami.

Ada sensasi relaksasi ketika selesai mengkonsumsi Kingkong Beer Pletok. Peminumnya, mengalami suasana santai bahkan ngantuk. Ini, disebabkan percampuran antara jahe dan daun pandan yang menurut banyak artikel, berkhasiat sebagai obat tidur alami dan penstabil tekanan darah.
Date
Source Own work
Author Bobby bin Soleh

Licensing

I, the copyright holder of this work, hereby publish it under the following license:
w:en:Creative Commons
attribution share alike
This file is licensed under the Creative Commons Attribution-Share Alike 4.0 International license.
You are free:
  • to share – to copy, distribute and transmit the work
  • to remix – to adapt the work
Under the following conditions:
  • attribution – You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
  • share alike – If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same or compatible license as the original.
Category:CC-BY-SA-4.0#Kingkong%20Beer%20Pletok.jpgCategory:Self-published work
Category:Bir Pletok Category:Kingkong Beer Pletok Category:Sumedang Category:West Java
Category:Bir Pletok Category:CC-BY-SA-4.0 Category:Kingkong Beer Pletok Category:Self-published work Category:Sumedang Category:West Java