File:Canting Batik Tulis.jpg
Summary
| Description |
Bahasa Indonesia: Proses membatik tradisional membutuhkan alat yang dinamakan Canting.
Canting berbentuk seperti pipa dengan ujung lancip yang digunakan untuk melukis motif batik. Terdiri dari tiga bagian yang disebut sebagai; cucuk, nyamplung dan pegangan. Pada bagian cucuk atau ujung lancip dari Canting bisa dibilang sebagai ujung pena dari si Canting. Ujung Cucuk terbuat dari tembaga berbentuk segitiga dengan ujung yang berguna untuk melukis. Cucuk pada Canting juga memiliki berbagai ukuran yang dapat disesuakian untuk melukis motif besar atau kecil. Nyamplung berfungsi untuk menyimpan cairan untuk melukis atau yang disebut malam. Terbuat dari tembaga juga, karena tembaga merupakan penghantar yang panas yang baik. Bagian ini berbentuk oval dan pipih. Sedangkan pada pagian pangkal, merupakan bagian yang berfungsi sebagai pegangan untuk melukis, biasanya terbuat dari kayu atau bambu. |
| Date | |
| Source | Own work |
| Author | Ivuvisual |
Licensing
- You are free:
- to share – to copy, distribute and transmit the work
- to remix – to adapt the work
- Under the following conditions:
- attribution – You must give appropriate credit, provide a link to the license, and indicate if changes were made. You may do so in any reasonable manner, but not in any way that suggests the licensor endorses you or your use.
- share alike – If you remix, transform, or build upon the material, you must distribute your contributions under the same or compatible license as the original.
This photo was uploaded to Wikimedia Commons as part of a photography contest WikiKaleidoskop organized by Wikimedia Indonesia with the support of the Wikimedia Foundation. |